Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jalan Kaki Yang Menyehatkan

Apakah Anda ingin memiliki tubuh yang selalu sehat dan bugar? Salah satu cara terbaik untuk mendapatkannya adalah dengan rutin berolahraga. Namun, para pekerja di kota-kota besar sering merasa kesulitan meluangkan waktu untuk berolahraga. Alasan paling yang paling sering terdengar: sibuk. Kini, Anda tak bisa lagi beralasan "sibuk" untuk tidak berolahraga. Para ahli kesehatan (khususnya dari Amerika Serikat) telah menemukan olahraga yang mudah, murah, ringan, sekaligus amat bermanfaat bagi kesehatan, yaitu jalan kaki!
 
American Journal of Kidney Diseases dan Duke University Medical Center, dalam studi terbarunya, menyatakan bahwa jalan kaki 30 menit sehari bisa mencegah metabolik sindrom (sekumpulan faktor risiko terhadap penyakit jantung, diabetes, dan stroke termasuk obesitas di bagian perut, tekanan darah tinggi, kolesterol juga kadar gula darah yang meningkat).
Hasil studi lain dipublikasikan oleh American Medical Association, National Sleep Foundation, Universitas Texas, Universitas Brown, dan Universitas Pittsburgh. Secara singkat, mereka menyatakan bahwa berjalan kaki selama 30 menit dalam sehari, yang dilakukan secara teratur setiap hari bisa :
-mengurangi bahaya risiko terkena kanker payudara sebesar 10-30 persen,
-membuat tidur lebih nyenyak karena tubuh akan terasa nyaman setelah digerakkan (namun jangan dilakukan 2 jam menjelang tidur),
-membuat kita merasa lebih bahagia (karena tubuh kita lebih banyak memproduksi endorphin, yaitu semacam hormon yang membuat orang menjadi bahagia),
-mengurangi berat badan sebanyak kurang lebih 11,3 kilogram dalam setahun,
-membuat otak menjadi tetap aktif dan mengurangi risiko terkena penyakit alzheimer, serta
-mengurangi keropos tulang (karena berjalan kaki menggunakan 95 persen otot tubuh, dan hal ini akan membuat tulang kita lebih kuat dalam menahan beban tubuh).
Berikut adalah berbagai cara agar Anda bisa melakukan aktivitas berjalan kaki di sela-sela kesibukan atau rutinitas harian:
- Bangun lebih pagi dan pilih jalan memutar menuju kantor/kampus.
Jalan memutar akan memaksa Anda untuk berjalan kaki. Usahakan setiap hari berjalan kaki selama 20-30 menit atau sekitar 3.000 - 5.000 langkah. 
- Jika mungkin, kenakan sepatu khusus untuk olahraga.
Percaya deh, dengan alas kaki yang tepat, aktivitas berjalan kaki akan terasa lebih nyaman dan menyenangkan.
- Berjalanlah saat berbicara memakai ponsel.
Jangan hanya duduk ketika Anda menelepon klien, rekan, atau teman. Lakukan sambil berjalan atau memutari ruangan beberapa saat. Gunakan bluetooth earphone, jika Anda merasa tidak nyaman menempelkan ponsel terlalu lama di telinga.
- Lakukan aktivitas jalan kaki bersama hewan kesayangan.
Menurut penelitian di Kanada, seseorang yang memelihara anjing berjalan rata-rata 300 menit per minggu. Sedangkan yang tidak memiliki anjing hanya berjalan 168 menit per minggu. Dengan bermain bersama hewan kesayangan bisa membuat Anda berolahraga tanpa disadari.
- Cobalah melakukan "belanja mingguan
Jika biasanya Anda "belanja bulanan", kali ini lakukan "belanja mingguan". Berjalan menyusuri lorong-lorong di pasar swalayan atau toko serba ada, misalnya, bisa menjadi aktivitas jalan kaki menyenangkan.
- Hitung langkah Anda!
Gunakan alat penghitung langkah (pedometer) untuk melakukan aktivitas ini. Dengan mengetahui jumlah langkah, seseorang akan lebih termotivasi berjalan kaki. Apalagi, jika ia memiliki target-target tertentu untuk dicapai/ dipecahkan!
Selengkapnya...

Dampak Kebiasaan Buruk

Tahukah Anda, berbagai kebiasaan buruk bisa membuat orang tampak lebih tua dari usia sebenarnya. Tentunya, kita semua ingin menghindari kebiasaan buruk itu. Ya, siapa yang mau tampak lebih tua dari usia sebenarnya, kan? Nah, apa saja kebiasaan buruk itu? Simak tulisan di bawah ini. Sekelompok peneliti dari University of Oslo, Norwegia, melakukan riset dengan responden sebanyak 5.000-an orang selama 20 tahun. Sebenarnya penelitian itu dilakukan untuk menemukan kebiasaan apa saja yang harus dilakukan agar orang bisa mengadopsi cara hidup yang lebih sehat. Namun dalam perkembangannya, para peneliti malah menemukan empat kebiasaan buruk yang bisa disebut "fatal". Keempatnya adalah:
  1. Merokok 
  2. Minum - Minuman Beralkohol 
  3. Malas Bergerak, dan
  4. Memakan makanan yang kurang Bergizi 
Kebiasaaan Buruk



Dari seluruh responden itu ternyata ada 314 orang yang memiliki keempat kebiasaan buruk itu secara bersamaan. Sedangkan sebanyak 387 orang lain menghindari keempatnya (tak merokok, tak minum minuman beralkohol, berolahraga/aktif secara fisik, dan makan makanan bergizi). Sisanya memiliki kebiasaan buruk tapi tidak seluruhnya.

Tak dijelaskan, sebesar apa risiko dari kebiasaan merokok itu. Namun tampaknya sedikit atau banyak merokok, sama besar risikonya. Mengenai kebiasaan minum minuman beralkohol, disebutkan "buruk" jika diminum tiga kali sehari buat laki-laki atau dua kali sehari buat perempuan. Di bawah itu dianggap "normal". Sedangkan malas berarti ia melakukan aktivitas fisik (berolahraga) kurang dari dua jam seminggu. Lalu untuk poor diet, disebut begitu jika tubuh kita mendapat asupan buah-buahan kurang dari tiga kali sehari.

Nah, dari mereka yang memiliki keempat kebiasaan buruk itu (314 orang) ternyata 91 orang meninggal selama dalam periode penelitian (29%), sedangkan dari kelompok sehat (387 orang), hanya 32 orang yang meninggal (8%).
Juru bicara penelitian itu, Elisabeth Kvaacik, mengatakan beginilah kesimpulan para peneliti: jika kombinasi kebiasaan buruk itu dilakukan, akan membuat orang cepat meninggal. Kalau pun bisa panjang umur, penampilannya akan tampak 12 tahun lebih tua.

Mau sehat dan tampak lebih muda? Elisabeth menyarankan agar kita berolahraga setidaknya 2,5 jam seminggu. Dan biasakan diri untuk sering memakan sayuran dan buah-buahan! Menurut responden dari kelompok yang sehat, asupan sayur/buah yang baik adalah satu buah wortel, satu buah apel, dan segelas jus jeruk sehari. Atau bisa juga, kita berpatokan pada panduan dari AS, untuk asupan buah-buahan dan sayuran terbaik, yaitu minimal 4 gelas jus buah atau sayuran setiap harinya.
Siap praktik, teman-teman?


              

Selengkapnya...

Buruk, Kesehatan Para Pekerja IT

Para pekerja bidang TI (Teknologi Informasi) adalah kelompok karyawan yang kesehatannya paling buruk. Setidaknya, di Inggris Raya. Demikian hasil studi sebuah website kesehatan: Fat Free Fitness. Mereka melakukan survei khusus pada 1.734 pekerja di negaranya Ratu Elizabeth itu.

Menurut website itu, kebanyakan (63 persen) para pekerja TI gaya hidupnya kurang sehat karena umumnya terlalu lama diam di suatu tempat. Para desainer website, developer software atau technology support misalnya, jarang berolahraga. Hanya 20 persen dari mereka, yang melakukan olahraga rutin.
"Ada korelasi (kesehatan) yang jelas, antara duduk di kursi Anda sepanjang waktu dengan seberapa aktif diri Anda," tukas Rich Leigh, pakar diet setempat.
Sebagian besar pekerja IT juga punya kebiasaan makan yang buruk. Mereka jarang makan sayur dan buah. Secara umum, hanya 14 persen yang mengaku makan makanan sehat sesuai standar gizi. Terlebih lagi, mereka juga termasuk orang yang paling sering mengonsumsi kopi. Menurut data Fat Free Fitness, rata-rata pekerja IT di Inggris menghabiskan 10 gelas kopi per hari!
Duduk di posisi runner up untuk kelompok pekerja paling tidak sehat adalah para resepsionis. Berikutnya berturut-turut pekerja di bidang sales, operator tiket, dan kemudian mereka yang bekerja di bidang marketing.
Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda mengikuti gaya hidup sehat??
Selengkapnya...